Archive for Golput

ayo golput lagi…

Posted in Pemilu 2009 with tags on June 25, 2008 by anugue

golput atau matiDua pekan lagi kampanye Pemilu 2009 dimulai. Musim kampanye terpanjang dalam sejarah Indonesia. Yang menjadi pertanyaan apakah selama musim tebar pesona ini partai politik dan calon presiden akan membawa Indonesia dalam perubahan.

Setidaknya pertanyaan ini terjawab dalam Pemilu 2004 lalu. Pesimisme terhadap parpol dan capres masih menjadi hantu bagi demokrasi di Indonesia. Kekecewaan terhadap pemerintahan SBY-Kalla diprediksi akan membuat golput membengkak lebih dari 50 persen pada pemilu presiden nanti. Apalagi daftar capres-cawapres yang ada amat diragukan track recordnya.

Tengok saja dalam pesta demokrasi 2004 yang lalu—pertama kalinya pesta pemilihan presiden secara langsung digelar–jumlah pendukung golput (golong putih) sebanyak 34.509.246, terdiri dari pemilih terdaftar yang tidak datang ke TPS 23.551.321, ditambah suara tidak sah 10.957.925.

Persentasenya 23,34 persen terhadap total pemilih terdaftar. Jumlah ini lebih besar dari perolehan parpol pemenang pemilu, seperti Partai Golkar 24.480.757 (16,54 persen), PDI-P 21.026.629 (14,21 persen), dan PKB 11.989.564 (8,10 persen). Jumlah pemilih terdaftar untuk pemilu legislatif 5 Juli 2004 adalah 148.000.369, sesuai keputusan KPU No 23/2004. Menurut perhitungan manual yang dilakukan KPU 23 April-4 Mei 2004, jumlah pemilih yang menggunakan haknya 124.449.038 (83 persen), suara yang sah 113.498.755, dan suara tidak sah 10.957.925 (8,81 persen).

Inilah perolehan golput terbesar sepanjang sembilan kali pemilu di Indonesia sejak 1955. Pada pemilu 1999 angka Golput hanya 10,4 persen, sedangkan pada Pemilu 1955, angka Golput tertinggi selama ini, hanya 12,34 persen. Di DKI Jakarta, barometer politik Indonesia, dari 6.461.572 pemilih terdaftar, Golput meraih angka tertinggi 33,20 persen atau 2.144.971, PKS 15,24 persen (985.031), Partai Demokrat 14.06 persen (908.246), PDI-P hanya 9,00 persen (581.806), Partai Golkar 5,56 persen (359.122)